Apple merebut kembali posisi nilai pasar terbesar dunia dari NVIDIA dan sempat menembus $5 triliun selama perdagangan pada 29 Juli (waktu Korea), saat saham AS menunjukkan performa yang beragam: Dow naik 1,03% dan S&P 500 menguat 0,21% sementara Nasdaq turun 0,22% dan indeks semikonduktor SMH merosot 3,5%. Keraguan pasar mengenai belanja modal (capex) AI mendorong preferensi investor ke pendekatan pengeluaran Apple yang konservatif, dengan data Morgan Stanley yang menunjukkan capex Apple sebesar 2,5% dari proyeksi pendapatan dibanding 34% untuk perusahaan hyperscaler termasuk Alphabet, Amazon, dan Meta. Pertumbuhan laba per saham (EPS) perusahaan S&P 500 pada kuartal kedua diperkirakan mencapai level rekor, didukung hasil kuat dari Coca-Cola dan perusahaan lain yang melaporkan pada 29 Juli, sementara futures minyak mentah WTI turun di bawah $80 per barel karena Iran melakukan dialog dengan perantara Oman.
Indeks Saham AS Tunjukkan Performa Beragam pada 29 Juli
Dow Jones Industrial Average naik 1,03% dan indeks S&P 500 menguat 0,21% pada 29 Juli (waktu Korea), sementara Nasdaq yang berfokus pada teknologi turun 0,22%. Indeks semikonduktor SMH, tolok ukur untuk ETF semikonduktor terbesar di dunia, turun 3,5%. Coca-Cola dan perusahaan besar lain yang melaporkan pendapatan pada hari itu menyampaikan hasil yang secara umum kuat.
Strategi Nilai Pasar Apple Berbeda dengan Belanja AI Hyperscaler
Data Morgan Stanley menunjukkan perusahaan hyperscaler termasuk Alphabet, Amazon, dan Meta mempertahankan rasio capex 34% terhadap pendapatan tahunan, sementara rasio capex Apple berada di 2,5% dari proyeksi pendapatan untuk tahun ini. Nilai pasar Apple sempat melampaui $5 triliun selama perdagangan setelah merebut kembali posisi nilai pasar terbesar dunia dari NVIDIA. Kekhawatiran investor tentang pengaturan pembiayaan berputar dan keberlanjutan investasi AI meningkatkan perhatian terhadap pendekatan investasi Apple yang hati-hati.
Saham Semikonduktor Memantul pada Perdagangan Setelah Jam Tutup
Perusahaan semikonduktor dan peralatan besar yang turun selama jam perdagangan reguler menunjukkan kenaikan pada perdagangan setelah jam tutup. Micron naik lebih dari 1% dalam perdagangan after-hours, sementara Seagate, spesialis hard disk drive yang melaporkan pendapatan setelah market close, naik sekitar 5% di pasar setelah jam tutup. Perusahaan peralatan semikonduktor KLA melanjutkan penurunannya dengan anjlok 7,49% meski melaporkan hasil yang melampaui ekspektasi pasar.
Laporan Keuangan Meta dan Microsoft Plus Hasil FOMC Dijadwalkan
Laporan keuangan Meta dan Microsoft dijadwalkan untuk rilis, dengan hasil FOMC juga akan dirilis. Pertumbuhan pendapatan divisi bisnis cloud Microsoft yang melampaui 30% sementara belanja modal terus meningkat akan menjadi faktor kunci, menurut analisis Wall Street. Analis Wall Street menyatakan bahwa pesimisme soal AI dapat mereda jika angka-angka tersebut terwujud.
Saham Korea Menunjukkan Pola Rotasi Sektor yang Bersifat Defensif
Analis LS Securities, Hwang San-hae, menyatakan bahwa sektor kosmetik dan hiburan yang dikenal sebagai K-beauty, bersama area dengan momentum ekspor individu dan sektor biotech, diamati berfungsi sebagai strategi defensif yang efektif ketika semikonduktor melemah di saham Korea. Pasar saham AS menunjukkan kekuatan pada utilitas, sektor keuangan, real estat, dan biotech ketika semikonduktor berkinerja di bawah. Saham Korea cenderung menunjukkan penurunan yang tersinkronisasi di antara saham berkapitalisasi besar lainnya ketika Samsung Electronics dan SK Hynix, dua pilar sektor semikonduktor, melemah.
FAQ
Apa yang menyebabkan nilai pasar Apple sempat melampaui $5 triliun pada 29 Juli?
Nilai pasar Apple sempat melampaui $5 triliun selama perdagangan pada 29 Juli (waktu Korea) setelah merebut kembali posisi nilai pasar terbesar dunia dari NVIDIA. Keraguan pasar atas belanja modal AI mendorong preferensi investor terhadap pendekatan pengeluaran Apple yang konservatif, dengan data Morgan Stanley yang menunjukkan capex Apple 2,5% dari proyeksi pendapatan dibanding 34% untuk perusahaan hyperscaler termasuk Alphabet, Amazon, dan Meta.
Bagaimana kinerja indeks saham AS pada 29 Juli?
Dow Jones Industrial Average naik 1,03% dan indeks S&P 500 menguat 0,21% pada 29 Juli (waktu Korea), sementara Nasdaq yang berfokus pada teknologi turun 0,22%. Indeks semikonduktor SMH turun 3,5%. Coca-Cola dan perusahaan besar lain yang melaporkan pendapatan pada hari itu menyampaikan hasil yang secara umum kuat, sementara futures minyak mentah WTI turun di bawah $80 per barel karena Iran melakukan dialog dengan perantara Oman.
Sektor apa yang menunjukkan pola defensif ketika semikonduktor melemah di saham Korea?
Analis LS Securities, Hwang San-hae, menyatakan bahwa sektor kosmetik dan hiburan yang dikenal sebagai K-beauty, bersama area dengan momentum ekspor individu dan sektor biotech, diamati berfungsi sebagai strategi defensif yang efektif ketika semikonduktor melemah di saham Korea. Melemahnya Samsung Electronics dan SK Hynix cenderung menyebabkan penurunan tersinkronisasi di saham berkapitalisasi besar lainnya di pasar Korea.