Samsung Active Asset Management, NH Amundi Asset Management, KB Asset Management, dan Kiwoom Investment Asset Management meluncurkan ETF infrastruktur AI yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded funds/ETF) pada 14 Mei di Korea Exchange. Keempat ETF saham Korea ini berfokus pada komunikasi optik dan investasi fisik AI seiring teknologi AI merambah aplikasi kehidupan sehari-hari. Produk-produk tersebut mengalami penurunan harga pada 14 Mei di tengah volatilitas pasar saham Korea, dengan KoAct Optical Communication & Satellite Network Active turun 3,59% dan HANARO US AI Optical Communication TOP10 turun 4,65%, tetapi sebagian besar pulih pada 15 Mei dengan kenaikan masing-masing 7,24% dan 5,83%.
Samsung Active dan NH Amundi Meluncurkan ETF Komunikasi Optik
Samsung Active Asset Management mencatat KoAct Optical Communication & Satellite Network Active, sementara NH Amundi Asset Management mencatat HANARO US AI Optical Communication TOP10. Produk Samsung Active berinvestasi pada perusahaan komunikasi optik Korea, sedangkan produk NH Amundi menargetkan perusahaan komunikasi optik AS. Per 15 Mei, portofolio Samsung Active mencakup RF Materials sebesar 7,76%, Korea Aerospace Industries sebesar 7,14%, Hanwha Aerospace sebesar 6,23%, Fiberpro sebesar 6,15%, dan Daehan Optical Communications sebesar 4,64%. Portofolio NH Amundi terdiri dari Marvell Technology sebesar 14,79%, Coherent sebesar 14,50%, Lumentum Holdings sebesar 14,27%, Corning sebesar 11,48%, dan FormFactor sebesar 8,65%.
Kim Hyo-sik, kepala Management Team 2 Samsung Active Asset Management, menyatakan bahwa meskipun pesanan dari perusahaan Korea di industri komunikasi optik meningkat, dibutuhkan waktu sebelum hal tersebut diterjemahkan menjadi penjualan aktual. Seorang perwakilan NH Amundi Asset Management menyatakan bahwa komunikasi optik merupakan tren struktural, bukan tema jangka pendek, seraya mencatat bahwa teknologi co-packaged optics (CPO) telah memasuki tahap komersialisasi dan cakupan penerapannya meluas ke pusat data.
KB dan Kiwoom Meluncurkan ETF Fisik AI dengan Campuran Obligasi
KB Asset Management meluncurkan RISE US Space & Robot TOP2 US Bond Mix 50 pada 14 Mei, dengan berinvestasi pada Tesla dan SpaceX dengan alokasi obligasi 50%. Produk ini mengalokasikan masing-masing 25% untuk Tesla dan SpaceX, sehingga total eksposur saham adalah 50%, sementara 50% sisanya ditempatkan pada obligasi pemerintah jangka pendek AS. RISE US Space & Robot TOP2 US Bond Mix 50 turun 3,00% pada 14 Mei dan turun tambahan 0,21% pada 15 Mei.
Kiwoom Investment Asset Management mencatat KIWOOM Hyundai Motor Group TOP3 Bond Mix 50, yang menargetkan perusahaan AI fisik Korea yang berpusat pada Hyundai Motor Group. Produk ini turun 1,79% pada 14 Mei tetapi naik 1,30% pada 15 Mei. Per 15 Mei, portofolio terdiri dari Hyundai Motor sebesar 22,42%, Kia sebesar 15,63%, dan Hyundai Mobis sebesar 9,73%, total 47,78%, dengan sisanya pada obligasi pemerintah dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang. Target alokasinya adalah Hyundai Motor 25%, Kia 15%, dan Hyundai Mobis 10%.
Lee Kyung-joon, kepala ETF Management Division Kiwoom Investment Asset Management, menyatakan bahwa Hyundai Motor Group dengan cepat memperluas bisnisnya di luar manufaktur mobil menuju robotika dan platform perangkat lunak. Ia mencatat produk ini dirancang untuk digunakan dalam pensiun oleh para pensiunan dengan menggabungkan investasi terfokus pada mesin pertumbuhan utama Hyundai Motor Group dengan alokasi obligasi.
FAQ
Apa yang terjadi pada empat ETF infrastruktur AI pada hari peluncuran mereka, 14 Mei?
Keempat ETF mengalami penurunan harga pada 14 Mei akibat volatilitas pasar saham Korea. KoAct Optical Communication & Satellite Network Active turun 3,59%, HANARO US AI Optical Communication TOP10 turun 4,65%, RISE US Space & Robot TOP2 US Bond Mix 50 turun 3,00%, dan KIWOOM Hyundai Motor Group TOP3 Bond Mix 50 turun 1,79%. Sebagian besar produk pulih pada 15 Mei.
Perusahaan apa saja yang diinvestasikan ETF komunikasi optik Samsung Active?
Per 15 Mei, portofolio KoAct Optical Communication & Satellite Network Active milik Samsung Active mencakup RF Materials sebesar 7,76%, Korea Aerospace Industries sebesar 7,14%, Hanwha Aerospace sebesar 6,23%, Fiberpro sebesar 6,15%, dan Daehan Optical Communications sebesar 4,64%. Produk ini berfokus pada perusahaan komunikasi optik dan antariksa di Korea.