FTSE Russell: Emas Esensial, Namun AI dan Transisi Hijau Menciptakan Peluang Lebih Besar; $600B Pengeluaran AI pada 2028

UK1000,14%
XAU-0,19%
XCU0,47%
XAG-0,20%
Menurut FTSE Russell, sementara emas tetap menjadi jangkar portofolio yang penting di tengah ketidakpastian geopolitik dan tingginya permintaan bank sentral, investor komoditas seharusnya semakin berfokus pada logam yang terkait dengan kecerdasan buatan dan transisi energi global. Riset perusahaan tersebut menyoroti bahwa krisis energi di Timur Tengah telah mempercepat pergeseran struktural menuju energi terbarukan dan elektrifikasi, bukan mendorong peningkatan permintaan bahan bakar fosil dalam jangka panjang. FTSE Russell memperkirakan lima raksasa komputasi awan (hyperscaler) AS terbesar akan menghabiskan lebih dari $600 miliar untuk infrastruktur AI tahun ini, dengan investasi tahunan yang diperkirakan melebihi $900 miliar pada 2028. Perusahaan itu mengidentifikasi tembaga dan perak sebagai penerima manfaat utama dari transisi AI dan pengembangan energi hijau, mencatat bahwa saham peluang lingkungan telah mengungguli pasar ekuitas global yang lebih luas sebesar 8,5 poin persentase year-to-date. Kenaikan suku bunga riil tetap menjadi hambatan bagi emas, tetapi risiko geopolitik yang terus berlanjut dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral seharusnya menjaga emas batangan sebagai alokasi defensif dalam portofolio yang terdiversifikasi.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar