Emas melemah ke $4.104 karena risiko Hormuz menjaga imbal hasil Treasury tetap kuat

Harga emas dan perak melemah menjelang pembukaan pasar Amerika Utara pada Jumat, saat para trader menyeimbangkan laporan payroll pekan lalu yang lebih lemah dengan notulen The Fed pada Rabu, imbal hasil Treasury yang stabil, serta ketidakpastian terkait Selat Hormuz yang kembali memanas. Emas spot diperdagangkan mendekati $4.104,30 per ounce, turun 0,44%, sementara perak spot diperdagangkan mendekati $59,49, turun 0,57% pada sesi tersebut. Penurunan ini mengikuti data ketenagakerjaan bulan Juni yang menunjukkan payroll naik 57.000—sekitar setengah dari ekspektasi—sementara imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun bertahan di sekitar 4,53% dan risiko geopolitik di Selat Hormuz membuat harga minyak tetap tinggi.

Emas dan Perak Mencatat Rentang Perdagangan Intraday

Rentang awal emas berada di $4.093,70 hingga $4.135,50, membuat logam tersebut tetap berada di atas area $4.090, tetapi masih di bawah zona resistance $4.162 hingga $4.214 yang membatasi rebound terbaru. Rentang awal perak adalah $59,15 hingga $60,89, dengan logam tetap berada di atas level terendah Kamis, tetapi gagal merebut kembali area $61,00. Pada saat penulisan, imbal hasil Treasury tenor 10 tahun berada di sekitar 4,53% dan indeks dolar AS di sekitar 100,87.

Data Payroll Juni Menunjukkan Tambahan 57.000 Pekerjaan

Payroll naik 57.000 pada Juni, sekitar setengah dari ekspektasi, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,2%. Payroll April dan Mei direvisi turun sebesar total 74.000. Data pasar tenaga kerja yang lebih lemah pada awalnya mendukung emas dengan mengurangi keyakinan terhadap pengetatan The Fed lebih lanjut, namun notulen The Fed pada Rabu menjaga risiko inflasi tetap menjadi fokus dan membuat trader enggan menambah secara agresif eksposur ke logam-logam.

Selat Hormuz Mempertahankan Transit Terbuka di Tengah Risiko yang Tinggi

Kondisi di Selat Hormuz dicirikan sebagai transit yang tetap terbuka dengan risiko politik dan pengiriman yang tinggi, bukan penutupan chokepoint yang telah dipastikan. Harga minyak bergejolak setelah serangkaian serangan yang tidak diklaim di Iran bagian selatan. Washington dan Teheran sama-sama terus mengatakan jalur air tersebut harus tetap terbuka. Iran berargumen kapal harus membayar biaya untuk transit di selat tersebut, yang membawa sekitar seperlima dari arus minyak dan gas alam global, tetapi pasar tidak memasukkan harga untuk blokade penuh. Minyak mentah Brent diperdagangkan mendekati $77,08 dan WTI mendekati $72,73.

Level Teknis Menunjukkan Zona Support dan Resistance Utama

Target harga naik berikutnya untuk bull emas adalah mendorong harga kembali di atas zona resistance $4.091,00 hingga $4.103,00, dengan pergerakan yang berkelanjutan menargetkan $4.140,00 lalu $4.203,00. Target penurunan jangka pendek berikutnya untuk bear adalah penembusan di bawah $4.000,00, dengan target penurunan lebih dalam di $3.959,00 lalu $3.942,00. Resistance pertama terlihat di $4.135,50 lalu di $4.162,36. Support pertama terlihat di $4.093,70 lalu di $4.053,60.

Target harga naik berikutnya untuk bull perak adalah mendorong harga kembali di atas $59,44 lalu $63,28, dengan pergerakan di atas level tersebut menargetkan moving average 200 hari di $70,06 lalu moving average 50 hari di $70,53. Target penurunan harga berikutnya untuk bear adalah penembusan di bawah $58,53, dengan target penurunan lebih dalam di $55,60 lalu $50,00. Resistance pertama terlihat di $60,89 lalu di $63,28. Support berikutnya terlihat di $59,15 lalu di $58,53.

FAQ

Apa yang menyebabkan harga emas dan perak melemah pada Jumat?

Harga emas dan perak melemah menjelang pembukaan pasar Amerika Utara pada Jumat karena para trader menyeimbangkan laporan payroll pekan lalu yang lebih lemah dengan notulen The Fed pada Rabu, imbal hasil Treasury yang stabil di sekitar 4,53%, serta ketidakpastian Selat Hormuz yang kembali muncul dan membuat harga minyak tetap tinggi.

Berapa banyak pekerjaan yang ditambahkan pada Juni menurut laporan payroll?

Payroll naik 57.000 pada Juni, sekitar setengah dari ekspektasi, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,2%. Payroll April dan Mei direvisi turun sebesar total 74.000.

Apa status terkini dari situasi di Selat Hormuz?

Selat Hormuz dicirikan sebagai transit terbuka di tengah risiko politik dan pengiriman yang tinggi, bukan penutupan chokepoint yang telah dipastikan. Washington dan Teheran sama-sama terus mengatakan jalur air tersebut harus tetap terbuka, dan pasar tidak memperhitungkan blokade penuh meski Iran berargumen kapal seharusnya membayar biaya untuk transit di selat tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar