Pusat Informasi Maritim Gabungan (JMIC), lembaga pengawasan maritim multinasional yang dipimpin oleh Komando Pusat AS, meningkatkan level ancaman untuk Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab el-Mandeb dari "Moderat" menjadi "Substansial" pada tanggal 23 (waktu setempat). Keputusan tersebut menyusul serangan terhadap sebuah kapal tanker berbendera Arab Saudi di Laut Merah bagian selatan, yang diduga dilakukan oleh pemberontak Houthi Yaman. JMIC menyatakan bahwa serangan itu menunjukkan kemampuan penargetan yang aktif dan niat yang jelas untuk menyerang kapal-kapal komersial, sementara Houthi terus mengklaim bahwa Selat Bab el-Mandeb ditutup bagi kapal-kapal yang terkait dengan Arab Saudi. Sistem rudal dan drone yang dikerahkan di garis depan tetap berada di tempat, dan laporan-laporan regional menunjukkan bahwa Houthi telah diperintahkan untuk menjaga kesiapsiagaan guna mengganggu rute pengangkutan minyak Laut Merah jika konflik meningkat lebih jauh.
JMIC Menaikkan Level Ancaman Laut Merah usai Serangan Tanker Arab Saudi
JMIC mengumumkan penyesuaian level ancaman dalam laporan pada tanggal 23 (waktu setempat), dengan menyebut dugaan serangan Houthi terhadap tanker berbendera Arab Saudi di Laut Merah bagian selatan. Organisasi tersebut menyatakan, "Serangan ini menunjukkan kemampuan penargetan yang aktif dan niat yang jelas untuk menyerang kapal-kapal komersial." JMIC mencatat bahwa Houthi terus mengklaim bahwa Selat Bab el-Mandeb ditutup bagi kapal yang terhubung dengan kepentingan Arab Saudi, sehingga menegaskan niat bermusuhan terhadap kapal yang dinilai terkait dengan Arab Saudi.
Penilaian ancaman maritim oleh Pusat Informasi Maritim Gabungan (JMIC) [data JMIC]
JMIC menilai bahwa kemungkinan adanya serangan tambahan sangat tinggi dengan mempertimbangkan serangan terbaru, niat serangan yang berkelanjutan, serta kemampuan serangan yang tetap dipertahankan.
Houthi Mempertahankan Sistem yang Dikerahkan di Garis Depan dan Peringatan Pemblokiran
JMIC melaporkan bahwa sistem rudal dan drone yang dikerahkan di garis depan di dekat Bab el-Mandeb tetap berada di tempat. Menurut laporan media regional yang dikutip JMIC, Houthi telah diperintahkan untuk menjaga kesiapsiagaan guna mengganggu rute pengangkutan minyak Laut Merah jika konflik meningkat lebih jauh. Pemberontak Houthi memperingatkan pekan ini bahwa mereka akan mulai melakukan pemblokiran maritim terhadap Arab Saudi.
UKMTO Melaporkan Serangan terhadap Tanker Arab Saudi di Laut Merah
UK Maritime Trade Operations (UKMTO) mengumumkan pada tanggal 23 bahwa sebuah tanker diserang di Laut Merah barat daya Arab Saudi. Pemberontak Houthi mengklaim bahwa mereka melakukan operasi militer yang menargetkan dua kapal tanker Arab Saudi.
FAQ
Apa yang dilakukan JMIC pada tanggal 23 (waktu setempat)?
JMIC menaikkan level ancaman untuk Laut Merah bagian selatan dan Selat Bab el-Mandeb dari "Moderat" menjadi "Substansial" setelah adanya dugaan serangan Houthi terhadap tanker berbendera Arab Saudi.
Mengapa JMIC menilai kemungkinan serangan tambahan sangat tinggi?
JMIC menyatakan penilaian tersebut didasarkan pada serangan terbaru, niat serangan yang berkelanjutan yang disampaikan oleh Houthi, serta kemampuan serangan yang tetap dipertahankan termasuk sistem rudal dan drone yang dikerahkan di dekat Bab el-Mandeb.