Saham pertahanan Korea turun pada 15 Juli seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, dengan Hanwha Aerospace anjlok 6,84% menjadi 872.000 won. Penurunan tersebut mencerminkan ekspektasi yang lebih rendah terhadap kontrak pertahanan berskala besar, karena ketidakstabilan di Timur Tengah mempersulit negosiasi kontrak. Trump mengumumkan biaya 20% untuk kargo yang melewati Selat Hormuz dan secara resmi memberi tahu Kongres tentang dimulainya kembali aksi militer terhadap Iran, yang menciptakan ketidakpastian bagi lingkungan pengadaan pertahanan.
Hanwha Aerospace dan Saham-Saham Pertahanan Turun Luas
Menurut Bursa Korea pada 15 Juli, Hanwha Aerospace menutup sesi reguler pada 872.000 won, turun 64.000 won (6,84%) dari hari perdagangan sebelumnya. Saham tersebut jatuh ke 863.000 won selama perdagangan intrahari. Harga saham Hanwha Aerospace turun di bawah level 900.000 won untuk pertama kalinya sejak 26 Desember 2025 (tidak ada tahun yang disebutkan untuk tanggal 15 Juli dalam sumber). Saham yang sebelumnya terus diperdagangkan di atas 1 juta won kini memasuki tren penurunan setelah terjadi ledakan di fasilitas Daejeon pada Juni tahun ini.
Sebagian besar saham pertahanan menunjukkan pelemahan seiring Hanwha Aerospace. LIG Defense & Aerospace ditutup di 669.000 won, turun 7,72% dari sesi sebelumnya. Hanwha Systems turun 3,31%, Hyundai Rotem melemah 2,06%, dan Korea Aerospace Industries turun 1,81%.
Ketegangan AS-Iran dan Perkembangan di Selat Hormuz
Penurunan serentak pada saham pertahanan ini diamati memiliki kaitan erat dengan meningkatnya ketegangan konflik antara AS dan Iran. Trump mengumumkan biaya 20% untuk kargo yang melewati Selat Hormuz dan secara resmi memberi tahu Kongres AS tentang dimulainya kembali aksi militer terhadap Iran. Situasi berlanjut dengan serangan Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz serta serangan udara AS, yang kemungkinan menjadi faktor yang menekan ekspektasi kontrak pertahanan.
Hanwha Aerospace Mengusulkan Howitzer K9MH ke Angkatan Darat AS
Hanwha Aerospace baru-baru ini mengusulkan K9MH, model beroda dari howitzer self-propelled K9, kepada Angkatan Darat AS melalui anak perusahaannya Hanwha Defense USA. Hyundai Rotem menyelesaikan pengiriman ekspor tank K2 dan kendaraan lapis baja beroda K808 ke pemerintah Peru atas permintaan.
FAQ
Apa yang menyebabkan saham pertahanan Korea turun pada 15 Juli?
Saham pertahanan Korea turun pada 15 Juli karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. Trump mengumumkan biaya 20% untuk kargo yang melewati Selat Hormuz dan secara resmi memberi tahu Kongres tentang dimulainya kembali aksi militer terhadap Iran, sehingga menurunkan ekspektasi terhadap kontrak pertahanan berskala besar karena ketidakstabilan di Timur Tengah mempersulit negosiasi kontrak.
Seberapa besar penurunan saham Hanwha Aerospace?
Hanwha Aerospace menutup pada 872.000 won pada 15 Juli, turun 64.000 won atau 6,84% dari hari perdagangan sebelumnya. Saham tersebut jatuh ke 863.000 won selama perdagangan intrahari, menandai pertama kalinya turun di bawah level 900.000 won sejak 26 Desember 2025 (tidak ada tahun yang disebutkan untuk tanggal 15 Juli dalam sumber).
Kontrak pertahanan terbaru apa yang diumumkan perusahaan Korea?
Hanwha Aerospace mengusulkan howitzer beroda K9MH kepada Angkatan Darat AS melalui anak perusahaannya Hanwha Defense USA. Hyundai Rotem menyelesaikan pengiriman ekspor tank K2 dan kendaraan lapis baja beroda K808 ke pemerintah Peru atas permintaan.