Harga ETN Minyak Korea Melonjak 69% saat Ketegangan Timur Tengah Mendorong Harga Minyak Mentah WTI Lebih Tinggi

CL-2,56%
S-Oil0,93%
GS-1,20%
Key Takeaways
  • Meritz Leverage WTI Crude Oil Futures ETN melonjak 69% menjadi 51.490 won pada 24 Juli di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
  • Futures minyak mentah WTI berjangka September naik 33% menjadi $92,19 per barel pada 23 Juli karena kekhawatiran gangguan pasokan.
  • Goldman Sachs memproyeksikan minyak mentah Brent bisa menembus $120 per barel pada Q4 jika gangguan berlanjut.

Catatan bursa berbasis minyak Korea yang terhubung ke indeks (ETN) melonjak bulan ini setelah ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak mentah internasional naik tajam. Meritz Leverage WTI Crude Oil Futures ETN (H) ditutup pada 51.490 won pada 24 Juli, naik 69% dari 30.465 won di akhir bulan lalu, menurut data Korea Exchange yang dirilis pada 26 Juli. Reli tersebut dipicu oleh ketegangan militer AS–Iran yang kembali meningkat, yang secara efektif mematahkan gencatan senjata Juni dan memunculkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak melalui rute pelayaran penting, termasuk Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb.

ETN Futures WTI Menguasai Imbal Hasil Bulanan

Tujuh dari 10 ETN teratas berdasarkan kinerja bulan ini merupakan produk terkait minyak. Meritz Leverage WTI Crude Oil Futures ETN (H), yang melacak dua kali imbal hasil harian futures minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang terdaftar di New York Mercantile Exchange (NYMEX), memimpin kenaikan dengan imbal hasil 69%. Shinhan Bloomberg Leverage WTI Crude Oil Futures ETN B naik 61,1%, sementara Samsung Leverage WTI Crude Oil Futures ETN, Hantoo Leverage WTI Crude Oil Futures ETN B, dan KB S&P Leverage WTI Crude Oil Futures ETN B masing-masing naik 60,8%. Kenaikan ini sangat kontras dengan indeks KOSPI yang turun sekitar 21% selama periode yang sama.

Futures WTI September Naik 33% dari Bulan Lalu

Futures minyak mentah WTI pengiriman September ditutup pada $92,19 per barel pada 23 Juli (waktu setempat), naik 33% dari akhir bulan lalu. Minyak mentah Brent naik 38% pada periode yang sama. Lonjakan harga mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar tentang potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah, yang menyumbang porsi besar produksi dan pengiriman minyak global.

Saham Minyak Korea Menguat saat Harga Minyak Melejit

Saham terkait penyulingan yang diklasifikasikan sebagai saham tema minyak membukukan kenaikan tajam. Saham Korea Petroleum naik 10% bulan ini, sementara S-Oil menguat 42% dan Heunggu Petroleum melonjak 49%. Lonjakan yang tajam mendorong peningkatan aktivitas perdagangan margin, dengan saldo kredit Korea Petroleum naik 17% bulan ini dan saldo kredit Heunggu Petroleum meningkat 21%.

Ketegangan AS–Iran Memanas Setelah Gencatan Senjata Juni

AS dan Iran masuk gencatan senjata pada April setelah meletusnya perang pada Februari dan menandatangani nota kesepahaman (MOU) pada Juni. Namun, gencatan senjata tersebut secara efektif runtuh setelah Iran melakukan serangan beruntun terhadap kapal di Selat Hormuz dan AS melanjutkan serangan udara terhadap Iran. Kelompok pemberontak Houthi Yaman yang pro-Iran baru-baru ini menyatakan blokade Selat Bab el-Mandeb di pintu masuk Laut Merah, sehingga makin meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan.

Goldman Sachs Memproyeksikan Brent di $120 pada Q4 dalam Skenario Gangguan Pasokan

Goldman Sachs memproyeksikan harga minyak Brent bisa melebihi $120 per barel pada kuartal keempat jika gangguan di Selat Bab el-Mandeb terus berlanjut. Bank investasi itu juga memperkirakan harga dapat rata-rata $100 per barel tahun depan jika kendala pasokan berlanjut.

FAQ

Apa yang menyebabkan ETN minyak Korea melonjak 69% bulan ini?
Meritz Leverage WTI Crude Oil Futures ETN (H) naik 69% dari 30.465 won di akhir bulan lalu menjadi 51.490 won pada 24 Juli, didorong kenaikan 33% pada harga futures WTI September seiring meningkatnya ketegangan militer AS–Iran serta kekhawatiran gangguan pasokan minyak melalui Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb.

Seberapa besar futures minyak mentah WTI naik pada 23 Juli?
Futures minyak mentah WTI pengiriman September ditutup pada $92,19 per barel pada 23 Juli (waktu setempat), yang mencerminkan kenaikan 33% dari akhir bulan lalu. Minyak mentah Brent naik 38% pada periode yang sama.

Berapa perkiraan harga minyak Goldman Sachs untuk Q4?
Goldman Sachs memproyeksikan harga minyak Brent dapat melebihi $120 per barel pada kuartal keempat jika gangguan di Selat Bab el-Mandeb terus berlanjut, dengan potensi harga rata-rata $100 per barel tahun depan di bawah kendala pasokan yang berkelanjutan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar