Menurut laporan FBI, Zyaire Dontaevious Zamarion Wilkins, 21 tahun, dari North Lauderdale, Florida, didakwa melakukan konspirasi untuk memperoleh informasi keuangan melalui komputer dan menjalankan kampanye malware yang menguras setidaknya $220.000 dalam mata uang kripto dari para korban.
FBI menyebut Wilkins dan para rekan konspirasinya menyematkan malware ke delapan game dan menginfeksi perangkat sekitar 8.000 orang, sehingga memperoleh akses tanpa izin ke 80 dompet kripto. Para penyelidik menemukan bahwa Wilkins membeli remote access Trojan seharga $10.000 dan menggunakan bot di Discord, Telegram, X, dan LinkedIn untuk mengidentifikasi serta menargetkan individu dengan kepemilikan kripto dalam jumlah besar. Jika terbukti bersalah, Wilkins menghadapi hukuman hingga 10 tahun penjara.