Akun fiskal Korea Selatan mencatat defisit fiskal terkelola sebesar 54,2 triliun won selama periode Januari–Mei, menurut "Tren Fiskal Bulanan Edisi Juli" dari Kementerian Ekonomi dan Keuangan yang dirilis pada 9 Juli. Pengeluaran total sebesar 353,3 triliun won melebihi pendapatan total sebesar 330 triliun won meskipun pendapatan tahunan meningkat 50,2 triliun won. Tingkat defisit ini sama dengan periode yang sama tahun lalu, dengan saldo fiskal gabungan menunjukkan defisit sebesar 23,4 triliun won setelah mengurangi surplus sebesar 30,8 triliun won dari dana jaminan sosial.
Pendapatan Pajak Nasional Meningkat 27,5 Triliun Won Tahun ke Tahun
Pendapatan total dari Januari hingga Mei mencapai 330 triliun won, naik 50,2 triliun won dari periode yang sama tahun lalu. Pendapatan pajak nasional menyumbang 199,9 triliun won, meningkat 27,5 triliun won tahun ke tahun.
Pajak penghasilan naik 9 triliun won karena pembayaran bonus kinerja yang diperluas dan peningkatan transaksi properti. Pajak perusahaan meningkat 3,9 triliun won setelah kinerja perusahaan membaik. Pajak pertambahan nilai dan pajak transaksi sekuritas bertambah masing-masing sebesar 4,5 triliun won dan 4,1 triliun won.
Pendapatan non-pajak mencapai 25 triliun won, naik 7,6 triliun won dari tahun sebelumnya. Pendapatan dana mencapai 105,1 triliun won, meningkat 15,1 triliun won dari tahun ke tahun.
Defisit Fiskal Terkelola Mencapai 54,2 Triliun Won
Pengeluaran total untuk periode Januari–Mei sebesar 353,3 triliun won, naik 38,1 triliun won dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saldo fiskal gabungan mencatat defisit sebesar 23,4 triliun won karena pengeluaran melebihi pendapatan total.
Saldo fiskal terkelola, yang mengecualikan surplus sebesar 30,8 triliun won dari dana jaminan sosial dan mencerminkan kondisi keuangan pemerintah yang sebenarnya, menunjukkan defisit sebesar 54,2 triliun won. Tingkat defisit ini setara dengan periode yang sama tahun lalu.
Utang Pemerintah Pusat Meningkat Menjadi 1.345,2 Triliun Won Pada Mei
Utang pemerintah pusat yang belum dilunasi mencapai 1.345,2 triliun won pada Mei, meningkat 23,6 triliun won dari bulan sebelumnya. Penerbitan obligasi negara pada Juni mencapai 17,1 triliun won.
Akumulasi penerbitan obligasi negara dari Januari hingga Juni mencapai 124,1 triliun won, mewakili 55,5% dari batas penerbitan tahunan. Tingkat pengadaan pada Juni adalah 4,02%, naik dari 3,87% bulan sebelumnya. Rasio bid-to-cover meningkat menjadi 243% dari 233% bulan sebelumnya.
Kepemilikan obligasi negara asing meningkat 3,8 triliun won menjadi 326,8 triliun won.
FAQ
Berapa defisit fiskal Korea Selatan selama periode Januari–Mei?
Korea Selatan mencatat defisit fiskal terkelola sebesar 54,2 triliun won selama periode Januari–Mei, menurut Kementerian Ekonomi dan Keuangan. Tingkat defisit ini sama dengan periode yang sama tahun lalu, dengan pengeluaran total sebesar 353,3 triliun won melebihi pendapatan total sebesar 330 triliun won.
Berapa banyak peningkatan pendapatan pajak nasional tahun ke tahun?
Pendapatan pajak nasional meningkat 27,5 triliun won menjadi 199,9 triliun won selama periode Januari–Mei. Pajak penghasilan naik 9 triliun won karena pembayaran bonus kinerja yang diperluas dan peningkatan transaksi properti, sementara pajak perusahaan meningkat 3,9 triliun won setelah kinerja perusahaan membaik.