Anggota Partai Republik di Senat AS berencana mengungkap versi amandemen dari Undang-Undang CLARITY untuk menetapkan kerangka regulasi bagi aset digital, tetapi senator dari Partai Demokrat telah menyatakan mereka tidak akan mendukung proposal yang sedang berjalan. Menurut Politico pada waktu setempat tanggal 16, senator Republik berniat merilis amandemen tersebut segera setelah bertemu dengan Presiden Donald Trump. Perselisihan utama berpusat pada ketentuan etika, dengan Demokrat menuntut pembatasan konflik kepentingan yang lebih kuat bagi pejabat berperingkat tinggi termasuk presiden yang terlibat dalam bisnis aset digital, sementara pihak Republik belum menyetujui ketentuan-ketentuan tersebut. Ketidaksepakatan ini mengancam kelolosan RUU tersebut karena persetujuan Senat memerlukan 60 suara untuk mengatasi filibuster.
Demokrat Menentang Ketentuan Etika Partai Republik dalam Amandemen UU CLARITY
Ketentuan etika menjadi poin utama perdebatan dalam negosiasi saat ini. Senator Demokrat berpendapat bahwa amandemen tersebut harus secara memadai menangani pembatasan konflik kepentingan untuk presiden dan pejabat berperingkat tinggi lainnya yang terlibat dalam bisnis aset digital. Senator Demokrat Ruben Gallego menyatakan bahwa Partai Republik menyajikan Presiden Trump draf RUU yang memuat ketentuan etika yang disusun secara independen, bukan ketentuan yang disepakati bersama dengan Demokrat. Gallego mengkritik ketentuan etika pihak Republik sebagai sangat tidak memadai, memberikan kekuasaan diskresioner yang berlebihan kepada cabang eksekutif, serta tidak memiliki mekanisme perlindungan konsumen yang memadai.
Persetujuan Senat Memerlukan 60 Suara untuk Mengatasi Filibuster
Agar UU CLARITY lolos di sidang Senat, diperlukan 60 suara untuk mengatasi filibuster. Persyaratan prosedural ini berarti pihak Republik harus memperoleh kerja sama dari beberapa senator Demokrat. Oposisi Demokrat terhadap amandemen yang direncanakan menciptakan hambatan besar bagi kelolosan RUU tersebut, sehingga prospek kesepakatan bipartisan menjadi tidak pasti.
FAQ
Apa yang direncanakan akan diungkap oleh Partai Republik Senat AS pada waktu setempat tanggal 16?
Partai Republik Senat AS berencana mengungkap versi amandemen dari UU CLARITY untuk menetapkan kerangka regulasi bagi aset digital segera setelah bertemu dengan Presiden Donald Trump pada waktu setempat tanggal 16, menurut Politico.
Mengapa Demokrat menentang amandemen UU CLARITY?
Demokrat menentang amandemen yang sedang berjalan karena mereka menilai ketentuan etika yang disusun Partai Republik tidak memadai. Senator Demokrat Ruben Gallego menyatakan ketentuan tersebut memberikan kekuasaan diskresioner yang berlebihan kepada cabang eksekutif, tidak memiliki mekanisme perlindungan konsumen yang memadai, dan tidak secara cukup menangani pembatasan konflik kepentingan bagi pejabat berperingkat tinggi termasuk presiden dalam bisnis aset digital.
Berapa suara yang dibutuhkan agar UU CLARITY lolos di Senat?
UU CLARITY membutuhkan 60 suara untuk lolos di sidang Senat dan mengatasi filibuster, sehingga pihak Republik harus mendapatkan kerja sama dari beberapa senator Demokrat untuk kelolosan.