Futures Saham AS Berfluktuasi saat Pasar Menantikan Data CPI Juni dan Laporan Pendapatan Bank

Saham berjangka AS diperdagangkan bervariasi pada awal perdagangan Selasa, saat pasar bersiap menghadapi rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Juni dan laporan kinerja beberapa bank besar. Gubernur The Fed Christopher Waller memperingatkan pada Senin bahwa pembacaan inflasi inti yang kembali panas dapat membawa kenaikan suku bunga kembali ke meja, sementara ketegangan yang kembali memanas di sekitar Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah setelah tiga malam berturut-turut serangan udara AS terhadap Iran. Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, akan menyampaikan Laporan Kebijakan Moneter semesterannya yang pertama kepada Kongres pada pukul 10:00 WIB, dengan lima dari enam bank terbesar AS—JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, Wells Fargo, dan Goldman Sachs—melaporkan pendapatan sebelum bel pembukaan. Pada pukul 4:00 WIB, saham berjangka Nasdaq naik 0,3%, saham berjangka Dow turun 0,2%, dan saham berjangka S&P 500 tetap datar. Investor menavigasi ketidakpastian kebijakan yang meningkat karena Federal Reserve menilai data inflasi di bawah kepemimpinan baru, sementara risiko geopolitik turut mendukung harga komoditas.

Gubernur The Fed Waller Memperingatkan Risiko Inflasi Menjelang Kesaksian Warsh

Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan pada Senin bahwa pembacaan inflasi inti yang panas dapat membawa kenaikan suku bunga kembali ke meja. Publikasi CPI Juni dijadwalkan rilis pada pukul 8:30 WIB. Ketua The Fed Kevin Warsh akan menyampaikan Laporan Kebijakan Moneter semesterannya yang pertama kepada Kongres pada pukul 10:00 WIB. Investor juga akan memantau pernyataan lanjutan dari pejabat The Fed Michael Barr, Austan Goolsbee, Lisa Cook, dan Michelle Bowman.

Lima Bank Besar AS Melaporkan Pendapatan Sebelum Bel Pembukaan

JPMorgan Chase (JPM), Bank of America (BAC), Citigroup (C), Wells Fargo (WFC), dan Goldman Sachs (GS) melaporkan pendapatan sebelum bel pembukaan. Musim pendapatan secara resmi dimulai dengan laporan-laporan ini, karena investor mencari petunjuk apakah reli perbankan terbaru didukung secara fundamental.

Serangan Udara AS di Dekat Selat Hormuz Mengerek Harga Minyak Mentah

Harga minyak mentah naik setelah tiga malam berturut-turut serangan udara AS terhadap Iran di dekat Selat Hormuz yang krusial. Pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia meyakini AS akan “pada akhirnya mengendalikan semuanya”, meski kesepakatan diplomatik di masa depan tetap mungkin. Harga emas spot berkisar sekitar $4.000/ons.

Katalis Spesifik Saham: Nvidia, Apple, Circle Internet Jadi Sorotan

Nvidia (NVDA) memangkas daftar pembeli Asia menjadi separuh akibat pengetatan pengawasan AS atas chip AI ke China, menurut laporan FT. Apple Inc. (AAPL) tergelincir pada perdagangan pra-pasar dini setelah lonjakan ke rekor tertinggi 52 minggu pada Senin, dengan data menunjukkan perusahaan itu mengamankan pangsa pasar smartphone global rekor 20%, meski pengiriman industri global menyentuh level terendah 13 tahun. Circle Internet (CRCL) turun pada perdagangan pra-pasar dini setelah Mizuho menurunkan peringkat saham ke Underperform, dengan peringatan bahwa tekanan kompetitif dapat menekan model pendapatan. Lima raksasa telekomunikasi—Verizon (VZ), Charter (CHTR), AT&T (T), Comcast (CMCSA), dan T-Mobile (TMUS)—melihat target harga mereka dipangkas oleh Bernstein karena ancaman kompetitif jangka panjang yang kian meningkat dari jaringan satelit ekspansi SpaceX.

FAQ

Apa yang disampaikan Gubernur The Fed Waller soal inflasi pada Senin?

Gubernur The Fed Christopher Waller memperingatkan pada Senin bahwa pembacaan inflasi inti yang panas lainnya dapat membawa kenaikan suku bunga kembali ke meja.

Bank-bank besar AS mana yang melaporkan pendapatan sebelum bel pembukaan?

JPMorgan Chase (JPM), Bank of America (BAC), Citigroup (C), Wells Fargo (WFC), dan Goldman Sachs (GS) melaporkan pendapatan sebelum bel pembukaan.

Mengapa harga minyak mentah naik sejak awal Selasa?

Harga minyak mentah naik setelah tiga malam berturut-turut serangan udara AS terhadap Iran di dekat Selat Hormuz, dengan Presiden Donald Trump menyatakan pada Senin bahwa ia meyakini AS akan “pada akhirnya mengendalikan semuanya.”

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar