Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memecat Panglima Tertinggi Oleksandr Syrskyi (60) dan menunjuk Mayor Jenderal Mykhailo Drapatyi (43) sebagai penggantinya pada 21 Juli (waktu setempat), menurut Reuters. Perubahan kepemimpinan ini menyusul meningkatnya protes anti-pemerintah yang dipicu oleh pemecatan Menteri Pertahanan berhaluan reformasi Mykhailo Fedorov (35) pekan lalu. Fedorov, yang dijuluki “menteri drone” karena memperkuat kemampuan drone Ukraina dan memimpin reformasi pengadaan militer, bentrok dengan Syrskyi mengenai arah reformasi militer setelah sekitar enam bulan menjabat. Protes yang menuntut pengembalian Fedorov dan penyingkiran Syrskyi pecah di Kyiv dan kota-kota besar lainnya—tampilan langka penolakan publik di masa perang. Perombakan ini mencerminkan upaya Zelenskyy untuk meredam krisis politik, meski Fedorov menolak posisi alternatif di pemerintahan termasuk peran wakil perdana menteri untuk inovasi pertahanan, dengan menyatakan ia hanya akan menerima jabatan Menteri Pertahanan.
Zelenskyy Menunjuk Drapatyi sebagai Panglima Tertinggi
Zelenskyy mengumumkan pemecatan Jenderal Oleksandr Syrskyi dan pengangkatan Mayor Jenderal Mykhailo Drapatyi pada 21 Juli (waktu setempat). Drapatyi yang berusia 43 tahun menjadi salah satu pemimpin militer termuda Ukraina yang memegang posisi Panglima Tertinggi. Penunjukan ini menyusul berminggu-minggunya ketegangan internal antara kepemimpinan militer dan pejabat pertahanan sipil terkait kecepatan serta arah upaya modernisasi militer.
Pemecatan Fedorov Memicu Krisis Politik
Mykhailo Fedorov diberhentikan sebagai Menteri Pertahanan pekan lalu setelah sekitar enam bulan menjabat. Spesialis teknologi berusia 35 tahun itu mendapat julukan “menteri drone” atas pekerjaannya memperluas kemampuan kendaraan udara tak berawak Ukraina dan mereformasi sistem pengadaan militer. Pemecatannya berakar pada konflik dengan Syrskyi terkait penerapan reformasi militer. Setelah pengumuman, para demonstran berkumpul di Kyiv dan kota-kota Ukraina lain yang menuntut kembalinya Fedorov ke Kementerian Pertahanan dan penyingkiran Syrskyi. Zelenskyy menawarkan kepada Fedorov posisi wakil perdana menteri yang berfokus pada inovasi pertahanan, tetapi Fedorov menyatakan ia hanya akan menerima peran Menteri Pertahanan.
Riwayat Militer Drapatyi Sejak 2014
Drapatyi mendapat pengakuan sebagai komandan lapangan selama Perang Donbas 2014. Sebagai komandan Batalyon ke-2 dari Brigade Lapis Baja ke-72, ia ikut dalam Pertempuran Mariupol, memimpin operasi untuk menyelamatkan pasukan polisi yang terkepung. Rekaman video yang memperlihatkan kendaraan tempur infanterinya (BMP-2) menerobos barikade separatis pro-Rusia beredar luas, membuatnya dijuluki “Flying BMP”. Pada 2024, Drapatyi menjadi Komandan Angkatan Darat Ukraina termuda setelah berhasil mempertahankan diri dari serangan ofensif Rusia di wilayah Kharkiv. Pada 2025, setelah serangan Rusia terhadap fasilitas pelatihan yang menewaskan lebih dari 12 prajurit, Drapatyi mengajukan pengunduran diri sebelum ditugaskan kembali sebagai Komandan Pasukan Gabungan.
FAQ
Mengapa Zelenskyy memecat Panglima Tertinggi Syrskyi?
Zelenskyy memecat Syrskyi pada 21 Juli (waktu setempat) setelah protes yang meningkat dipicu oleh pemecatan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov pekan lalu. Fedorov dan Syrskyi berselisih mengenai arah reformasi militer, sehingga Fedorov diberhentikan setelah sekitar enam bulan menjabat. Demonstrasi publik di Kyiv dan kota-kota lain menuntut penyingkiran Syrskyi dan pengembalian Fedorov.
Siapa Mykhailo Drapatyi?
Mykhailo Drapatyi adalah Mayor Jenderal berusia 43 tahun yang ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi baru Ukraina pada 21 Juli (waktu setempat). Ia mendapat pengakuan selama Pertempuran Mariupol 2014 sebagai komandan Batalyon ke-2 Brigade Lapis Baja ke-72, sehingga mendapat julukan “Flying BMP” karena menerobos garis separatis. Ia menjadi Komandan Angkatan Darat Ukraina termuda pada 2024 setelah mempertahankan diri dari serangan Rusia di Kharkiv, dan menjabat sebagai Komandan Pasukan Gabungan pada 2025.
Peran apa yang dimainkan Mykhailo Fedorov dalam pertahanan Ukraina?
Mykhailo Fedorov menjabat sebagai Menteri Pertahanan selama sekitar enam bulan sebelum pemecatannya pekan lalu. Spesialis teknologi berusia 35 tahun itu mendapat julukan “menteri drone” karena memperkuat kemampuan kendaraan udara tak berawak Ukraina dan memimpin reformasi pengadaan militer. Ia bertempur dengan mantan Panglima Tertinggi Syrskyi terkait penerapan reformasi militer, yang berujung pada pemecatannya.