Daishin Securities mencatat sekitar 180 miliar won dalam pengakuan penjaminan utama IPO pada paruh pertama tahun ini dari dua transaksi perusahaan umum, dan berupaya melakukan pemulihan pada paruh kedua melalui pencatatan Sono International. Perusahaan sekuritas tersebut menyebut kinerja paruh pertama yang kurang optimal disebabkan oleh pengetatan审査 saat pencatatan oleh Bursa Efek Korea (KRX) serta tertundanya pengumuman pedoman dual-listing, yang mendorong jadwal审査 untuk perusahaan yang sudah siap masuk ke paruh kedua. Pasar IPO domestik secara keseluruhan menyusut pada paruh pertama karena beberapa perusahaan menunda jadwal pencatatan di tengah penguatan standar审査 KRX dan ketidakpastian terkait arah regulasi dual-listing, meski perusahaan sekuritas pesaing tetap mengamankan transaksi berskala besar sekaligus IPO skala kecil hingga menengah di pasar yang terbatas.
Daishin Securities memimpin dua IPO perusahaan umum pada paruh pertama: Chaebi dan Hanpass, menurut industri investasi keuangan pada tanggal 20. Chaebi melakukan penawaran umum dengan skala 138 miliar won, sementara Daishin Securities memperoleh pengakuan sekitar 42 miliar won sebagai co-lead underwriter dari nilai penawaran total Hanpass sebesar 209 miliar won. Dengan memasukkan SPACs, kinerja penjaminan utama IPO Daishin Securities pada paruh pertama mencapai tiga transaksi dengan total sekitar 310 miliar won.
Seorang pejabat Daishin Securities menyatakan bahwa kinerja paruh pertama yang kurang optimal tidak berasal dari melemahnya daya saing IPO. Pejabat tersebut menjelaskan, "Kesulitan pencatatan bagi perusahaan meningkat secara signifikan akibat penguatan审査 oleh Bursa Efek Korea," seraya menambahkan, "Karena pengumuman pedoman dual-listing tertunda, permintaan审査 pendahuluan dan jadwal审査 untuk beberapa perusahaan turut ditunda."
Perusahaan tersebut memburu total sembilan IPO pada paruh kedua, termasuk dua perusahaan yang telah menerima persetujuan审査 atau tengah menyiapkan pengajuan pernyataan pendaftaran sekuritas, serta tujuh perusahaan yang melanjutkan permintaan审査, menurut pejabat Daishin Securities. Pejabat tersebut menambahkan, "Transaksi berskala besar termasuk Sono International dijadwalkan, sehingga kami memperkirakan peningkatan kinerja pada paruh kedua."
Transaksi inti yang menentukan kinerja IPO Daishin Securities pada paruh kedua adalah Sono International. Mirae Asset Securities dan Daishin Securities menjadi co-lead underwriters, dengan pasar memperkirakan nilai korporasi Sono International sekitar 3 triliun won dan ukuran penawaran sekitar 800 miliar won. Jika Sono International masuk ke pasar sekuritas dalam tahun ini sesuai rencana, Daishin Securities berpotensi segera pulih dari kinerja kurang optimal pada paruh pertama.
Regulasi dual-listing diamati tidak menjadi hambatan langsung bagi pencatatan Sono International. Pedoman yang baru disiapkan menargetkan bentuk di mana perusahaan induk yang tercatat mencatat anak perusahaan yang belum tercatat sebagai subjek regulasi utama. Industri menafsirkan bahwa apa yang disebut "reverse dual-listing", yakni perusahaan induk yang belum tercatat yang memegang anak-anak perusahaan terdaftar masuk ke pasar saham seperti Sono International, jauh dari target regulasi langsung.
Seorang pejabat industri investasi keuangan menyatakan, "Karena Sono International memiliki struktur di mana perusahaan induk yang belum tercatat yang memegang anak perusahaan terdaftar melakukan pencatatan, kemungkinan bahwa regulasi dual-listing akan secara langsung memengaruhi jadwal tidak besar."
Ketergantungan berlebihan pada satu kesepakatan Sono International tetap menjadi beban. Pengamat industri menilai agar Daishin Securities dapat membuktikan daya saing corporate finance setelah penetapan menyeluruh perusahaan sekuritas, perusahaan harus mengakumulasi kinerja secara stabil tidak hanya dari pencatatan Sono International, tetapi juga dari antrian IPO perusahaan kecil hingga menengah serta tier menengah.
Kesepakatan IPO apa yang dikelola Daishin Securities pada paruh pertama tahun ini?
Daishin Securities mengelola dua IPO perusahaan umum pada paruh pertama: Chaebi dengan skala penawaran 138 miliar won, dan Hanpass di mana Daishin menerima pengakuan sekitar 42 miliar won sebagai co-lead underwriter dari total nilai penawaran 209 miliar won. Dengan memasukkan SPACs, total penjaminan utama IPO paruh pertama perusahaan mencapai tiga transaksi dengan pengakuan sekitar 310 miliar won.
Mengapa Daishin Securities mengaitkan kinerja paruh pertama yang kurang optimal dengan faktor eksternal?
Seorang pejabat Daishin Securities menjelaskan bahwa penguatan审査 oleh Bursa Efek Korea secara signifikan meningkatkan kesulitan pencatatan bagi perusahaan, dan tertundanya pengumuman pedoman dual-listing menunda permintaan审査 pendahuluan serta jadwal审査 untuk beberapa perusahaan hingga paruh kedua.
Berapa estimasi valuasi dan ukuran penawaran untuk Sono International?
Pasar memperkirakan nilai korporasi Sono International sekitar 3 triliun won dan ukuran penawaran sekitar 800 miliar won, dengan Mirae Asset Securities dan Daishin Securities sebagai co-lead underwriters.
Berita Terkait
Proyek Doosan mencatat laba kuartalan tertinggi dalam 3 tahun di tengah meningkatnya permintaan AI
Perkiraan Laba Kuartal 2 Doosan Enerbility sebesar 278,3 miliar KRW dalam Permintaan Nuklir
Samsung Securities Merekomendasikan Saham AI di Tengah Koreksi KOSPI 25%
Investor Asing Mencapai Tingkat Kemenangan 89,74% pada Hari Net-Buy KOSPI
Saham Korea Terancam Delisting karena Bursa Memperketat Aturan Kapitalisasi Pasar