Goldman Sachs dan JPMorgan Chase Catat Pendapatan Rekor dari Lonjakan Perdagangan Berbasis AI

Goldman Sachs dan JPMorgan Chase membukukan pendapatan kuartalan rekor pada Selasa, didorong oleh lonjakan besar dalam perdagangan ekuitas dan perbankan investasi yang terkait dengan ledakan kecerdasan buatan global. Pendapatan Goldman Sachs melonjak 39% menjadi $20,3 miliar, sementara JPMorgan mencatat pendapatan naik 27% menjadi $58 miliar pada kuartal kedua. CFO JPMorgan Jeremy Barnum mengaitkan lonjakan tersebut karena AI “ada di mana-mana di pasar keuangan,” menciptakan lingkungan yang memanas dengan IPO besar, penyeimbangan ulang indeks, dan meningkatnya aktivitas di pasar Asia. Hasil ini menunjukkan bahwa siklus investasi AI menghasilkan peluang signifikan bagi bank di luar raksasa teknologi Silicon Valley, karena institusi keuangan memberi nasihat tentang kesepakatan terkait AI, membiayai pusat data dan infrastruktur tenaga, serta ikut memfasilitasi lonjakan perdagangan yang menyertai perlombaan global untuk menerapkan teknologi tersebut.

Goldman Sachs dan JPMorgan Chase Melaporkan Pendapatan Rekor Kuartal II

Goldman Sachs dan JPMorgan Chase masing-masing menyajikan angka pendapatan kuartalan rekor pada laporan hasil kuartal II mereka yang diumumkan Selasa. Goldman Sachs melaporkan pendapatan $20,3 miliar, naik 39%, sedangkan JPMorgan Chase membukukan $58 miliar, naik 27%. Kinerja ini menandai hasil kuartalan terkuat bagi kedua institusi.

CEO Goldman Sachs David Solomon mengatakan kepada analis bahwa bank sedang mengalami “efek riak” di seluruh perekonomian Amerika, dengan peluang baru untuk menyediakan pembiayaan dan solusi perdagangan di pasar publik maupun privat. Solomon menggambarkan kondisi saat ini sebagai “siklus super belanja AI capex yang menciptakan kebutuhan pembiayaan di setiap instrumen pembiayaan, di setiap wilayah di dunia, dan di setiap industri.” Goldman mempersiapkan siklus investasi tiga sampai lima tahun yang menurut Solomon masih berada pada tahap awal.

Pendapatan Perdagangan Ekuitas Melonjak di Berbagai Bank Besar

Perdagangan ekuitas menghadirkan beberapa kejutan pendapatan terbesar di kuartal tersebut. JPMorgan Chase melihat pendapatan perdagangan ekuitas naik 86% menjadi $6 miliar, sementara Goldman Sachs melaporkan kenaikan 72% menjadi $7,42 miliar. Secara gabungan, kedua bank ini menghasilkan $4,4 miliar lebih besar dari pendapatan perdagangan ekuitas dibanding perkiraan analis.

Bank of America juga diuntungkan dari lonjakan perdagangan, dengan pendapatan perdagangan ekuitas naik 70% menjadi $3,6 miliar. Soofian Zuberi, presiden dan co-head Global Markets di Bank of America, mengatakan kepada CNBC bahwa investor memperluas pencarian pihak yang diuntungkan AI, menuangkan dana ke pasar Asia termasuk Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang. “Orang-orang melihat perdagangan AI dan berkata, ‘Apa representasi terbaiknya di luar AS?’” ujar Zuberi. “Anda memiliki klien-klien Amerika yang melakukan diversifikasi dan mengalokasikan lebih banyak uang ke Asia, termasuk yayasan, endowment, dan family office.”

Fee Perbankan Investasi Melonjak karena Kesepakatan Terkait AI

Pendapatan perbankan investasi menunjukkan kenaikan yang kuat di berbagai institusi besar. Goldman Sachs melaporkan pendapatan perbankan investasi melonjak 55% menjadi $3,4 miliar, sementara JPMorgan Chase melihat kenaikan 30% menjadi $3,3 miliar. Kinerja gabungan melampaui ekspektasi analis sebesar $1 miliar.

Goldman Sachs bertindak sebagai lead advisor untuk beberapa transaksi signifikan selama kuartal tersebut, termasuk IPO SpaceX dan penerbitan ekuitas Alphabet senilai $90 miliar, serta memberi nasihat kepada Dominion Energy atas penjualannya ke NextEra Energy. Bank of America melaporkan fee perbankan investasi naik 50% menjadi $2,1 miliar.

Analis perbankan Wells Fargo Mike Mayo menyatakan bahwa boom investasi AI “mencapai titik balik” pada kuartal II, dengan penerima manfaat utama yakni Goldman Sachs, JPMorgan, dan Morgan Stanley. Mayo menaikkan target harga untuk Goldman dan JPMorgan setelah hasil Selasa diumumkan. Morgan Stanley dijadwalkan melaporkan laba pada Rabu.

Saham Bank Naik setelah Pengumuman Laba

Saham Goldman Sachs melonjak 8% pada perdagangan sore hari Selasa, sementara saham JPMorgan Chase naik 2% setelah pengumuman laba. Pergerakan saham tersebut mencerminkan respons investor terhadap angka pendapatan rekor dan kinerja kuat di divisi perdagangan dan perbankan investasi.

FAQ

Berapa pendapatan yang dilaporkan Goldman Sachs dan JPMorgan Chase pada kuartal II?

Goldman Sachs melaporkan pendapatan $20,3 miliar, naik 39%, sementara JPMorgan Chase membukukan pendapatan $58 miliar, setara dengan kenaikan 27%. Kedua angka tersebut merupakan pendapatan kuartalan rekor bagi masing-masing institusi.

Seberapa besar pendapatan perdagangan ekuitas meningkat pada bank-bank besar?

JPMorgan Chase melihat pendapatan perdagangan ekuitas naik 86% menjadi $6 miliar, Goldman Sachs melaporkan kenaikan 72% menjadi $7,42 miliar, dan Bank of America mengalami kenaikan 70% menjadi $3,6 miliar. Kinerja gabungan di JPMorgan dan Goldman melampaui ekspektasi analis sebesar $4,4 miliar.

Kesepakatan apa terkait AI yang Goldman Sachs nasihatkan selama kuartal tersebut?

Goldman Sachs bertindak sebagai lead advisor untuk IPO SpaceX, penerbitan ekuitas Alphabet senilai $90 miliar, serta memberi nasihat kepada Dominion Energy atas penjualannya ke NextEra Energy selama kuartal II.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar