Imbal hasil obligasi pemerintah Korea naik minggu lalu, dengan tenor 30 tahun dan 50 tahun mencapai level tertinggi sepanjang masa. Dibandingkan dari tanggal 3 ke tanggal 10, imbal hasil obligasi 3 tahun naik 2,0 basis poin, obligasi 10 tahun naik 3,3bp, obligasi 20 tahun naik 6,9bp, obligasi 30 tahun naik 7,0bp, dan obligasi 50 tahun naik 7,3bp. Kenaikan yang lebih besar pada tenor jangka panjang membuat kurva imbal hasil menanjak. Judul menyinggung adanya “Big Week” ke depan yang melibatkan prospek ekonomi paruh kedua, data US CPI, dan rapat Monetary Policy Committee, meski teks sumber tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai peristiwa-peristiwa tersebut.
FAQ
Tenor obligasi pemerintah Korea mana yang mengalami kenaikan imbal hasil terbesar minggu lalu?
Obligasi pemerintah 50 tahun mencatat kenaikan terbesar sebesar 7,3 basis poin, diikuti obligasi 30 tahun sebesar 7,0bp dan obligasi 20 tahun sebesar 6,9bp. Tenor yang lebih pendek naik lebih rendah, dengan obligasi 10 tahun naik 3,3bp dan obligasi 3 tahun naik 2,0bp.
Apa arti penanjakan kurva imbal hasil dalam konteks obligasi Korea minggu lalu?
Penanjakan kurva imbal hasil terjadi karena imbal hasil obligasi berjangka panjang (20 tahun, 30 tahun, 50 tahun) naik lebih tinggi dibanding imbal hasil berjangka pendek (3 tahun, 10 tahun). Hal ini memperlebar selisih antara tenor pendek dan panjang, sehingga menciptakan kemiringan kurva imbal hasil yang lebih curam.