Menurut pengumuman KB Kookmin Bank dan Shinhan Bank, bank-bank utama Korea Selatan memperketat batas pinjaman hipotek sejak awal Juli 2026. KB Kookmin membatasi pinjaman hipotek hingga KRW 300 juta, sementara Shinhan menghentikan produk MCG dan MCI, secara efektif mengurangi batas sebesar KRW 50 juta. Dengan harga rata-rata apartemen di Seoul sekitar KRW 1,3 miliar, pembeli kini membutuhkan sekitar KRW 1 miliar sebagai modal pribadi untuk membeli properti di ibu kota.
Pembatasan ini memicu efek limpasan di wilayah sekitar. Distrik Youngtong di Suwon mengalami kenaikan harga apartemen hampir tiga kali lipat dalam satu minggu, dari 0,41% menjadi 1,19%, menurut analis properti. Harga properti di daerah non-regulasi di sekitarnya juga meningkat pesat seiring harapan pertumbuhan industri semikonduktor di Gyeonggi Selatan.