Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir Setelah 3 Minggu Saat Imbal Hasil Obligasi Mencapai 4,58%

Presiden AS Donald Trump menyatakan berakhirnya gencatan senjata dengan Iran pada 8 Juli menjelang KTT NATO, satu hari setelah pasukan AS kembali menyerang Iran. Pasar obligasi dan komoditas bereaksi segera: imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik ke 4,58%, bertambah 0,1 poin persentase untuk sepekan, sementara minyak mentah Brent mencapai $78,85, naik 9% untuk sepekan dan mendekati $80 untuk pertama kalinya sejak 22 Juni. Imbal hasil obligasi Jepang 10 tahun melonjak ke 2,9%, level tertinggi sejak 1996, meski tidak ada kaitan langsung dengan Iran. Gencatan senjata itu, yang diformalkan dalam MOU 17 Juni antara AS dan Iran untuk mengakhiri permusuhan di semua lini serta membuka kembali Selat Hormuz, hanya bertahan tiga pekan sebelum runtuh. Rapuhnya kesepakatan ini mencerminkan dilema strategis: membiarkan Iran tanpa pengawasan memungkinkan program nuklir dan kekuatan proksinya mendestabilisasi tatanan Timur Tengah yang dipimpin AS, sementara aksi militer langsung mendorong harga minyak dan suku bunga melalui gangguan di Selat Hormuz, titik rawan (chokepoint) yang menangani 20% konsumsi minyak global.

MOU AS-Iran Runtuh dalam Tiga Pekan

Konflik dimulai pada 28 Februari dengan serangan udara AS dan Israel ke Iran. Pada 17 Juni, AS dan Iran menandatangani MOU untuk mengakhiri seluruh perang, membuka kembali Selat Hormuz, serta mengencerkan uranium yang diperkaya sangat tinggi milik Iran di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Kesepakatan itu tidak bertahan tiga pekan. Bob McNally, presiden Rapidan Energy Group, mengatakan kepada Reuters bahwa keruntuhan ini menandakan “gencatan senjata tidak seteguh yang diasumsikan pasar.” Kementerian Keuangan AS telah mengotorisasi penjualan minyak Iran hingga 21 Agustus, tetapi mencabut perpanjangan tersebut setelah serangan udara terbaru, memajukan tenggat menjadi 17 Juli.

Transit Minyak Selat Hormuz Turun 30% di Kuartal I

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, dan Iran mengangkut minyak melalui Selat Hormuz dengan hampir tanpa rute alternatif. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa 20 juta barel per hari, setara 20% konsumsi global, melewati selat tersebut pada 2024. Setelah perang dimulai, volume transit turun hampir 30% dari 20,4 juta barel per hari setahun sebelumnya menjadi 14,6 juta barel per hari pada Kuartal I. Arab Saudi dan UEA mempertahankan pipa bypass dengan kapasitas gabungan 2,6 juta barel per hari, menutup kurang dari setengah kekurangan. Transit yang menurun memaksa kapal menunda perjalanan atau melakukan pengalihan, memperpanjang waktu pengiriman serta menaikkan premi asuransi risiko perang dan tarif tanker. Kenaikan bersamaan pada harga minyak, biaya angkut, dan premi asuransi menyalurkan tekanan biaya energi ke harga konsumen dan beban biaya perusahaan.

Imbal Hasil Treasury AS 10 Tahun Naik ke 4,58% Setelah Pernyataan Gencatan Senjata

Dalam pola perang yang lazim, arus modal mengalir ke aset safe-haven seperti obligasi Treasury, sehingga menurunkan imbal hasil. Pada 3 Maret, empat hari setelah konflik dimulai, imbal hasil Treasury AS 10 tahun justru naik ke 4,12%. Pelaku pasar yang menjual obligasi lebih banyak daripada pembeli berdasarkan perhitungan bahwa penutupan Selat Hormuz akan menaikkan harga minyak, yang pada gilirannya mendorong inflasi. Pola reaksi terbalik ini bertahan hingga 8 Juli, ketika imbal hasil mencapai 4,58% segera setelah pernyataan gencatan senjata Trump.

FAQ

Apa yang diumumkan Trump pada 8 Juli?

Trump menyatakan berakhirnya gencatan senjata dengan Iran pada 8 Juli menjelang KTT NATO, satu hari setelah pasukan AS menyerang Iran.

Berapa lama MOU AS-Iran berlangsung?

MOU yang ditandatangani 17 Juni antara AS dan Iran runtuh dalam waktu tiga pekan sejak penandatanganannya.

Seberapa besar penurunan transit minyak melalui Selat Hormuz?

Transit minyak melalui Selat Hormuz turun hampir 30% dari 20,4 juta barel per hari menjadi 14,6 juta barel per hari pada Kuartal I setelah dimulainya konflik.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar