HSBC memperingatkan dua perdagangan menyakitkan di paruh kedua tahun ini: kenaikan eksplosif dolar AS dan kurva imbal hasil Treasury AS yang mendatar.
Tim analis HSBC Holdings Plc merilis laporan pada 29 Juni, memperingatkan bahwa penguatan tajam dolar AS dapat menjadi salah satu "perdagangan yang menyakitkan" (pain trade) terbesar di pasar valuta asing pada paruh kedua tahun ini, dan menunjukkan bahwa jika Federal Reserve memberikan sinyal kenaikan suku bunga melebihi ekspektasi pasar, atau ketegangan geopolitik kembali meningkat, kenaikan ini dapat berubah menjadi "eksplosif". HSBC juga menyebut perataan kurva imbal hasil obligasi AS sebagai
MarketWhisper·9jam yang lalu















