Banyak orang merasa enggan untuk berinvestasi, alasan utamanya adalah mereka tidak tahu harus mulai dari mana. Sebenarnya, membangun portofolio investasi pribadi tidaklah rumit, selama memahami beberapa prinsip inti, pemula pun dapat dengan mudah memulai.
Apa sebenarnya portofolio investasi pribadi itu?
Secara sederhana, portofolio investasi pribadi adalah kumpulan berbagai aset keuangan yang Anda miliki secara bersamaan dengan proporsi tertentu. Aset-aset ini meliputi saham, dana, obligasi, tabungan bank, bahkan mata uang kripto dan lain-lain. Membuat portofolio seperti ini memiliki satu tujuan utama—mengurangi risiko dan meningkatkan imbal hasil melalui diversifikasi aset.
Bayangkan jika Anda menginvestasikan semua uang Anda ke satu saham, begitu saham tersebut turun, kerugian Anda akan sangat besar. Tetapi jika uang Anda dialokasikan ke berbagai item seperti saham, dana, obligasi, dan lain-lain, meskipun satu item mengalami penurunan, keuntungan dari item lain mungkin dapat menutupi kerugian tersebut. Inilah keunggulan dari portofolio investasi pribadi.
Secara sederhana, membangun portofolio investasi pribadi adalah seperti saat makan.